Notification

×

Iklan

Iklan

SI JAGO MERAH MENGAMUK DI MIMBO, TIGA RUMAH TERBAKAR, UANG RATUSAN JUTA IKUT LUDES

Senin, 04 Mei 2026 | 13:29 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T06:29:10Z


Situbondo, Pemangkarnews.com — Kobaran api tiba-tiba memecah ketenangan warga Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Senin (4/5/2026) siang. Tiga rumah warga dilaporkan terdampak kebakaran hebat yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.


Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Didik Sugianto (63), Sutrisno (62), dan Sapii (62) yang berada di satu kawasan RT 003 RW 002. Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Hera (39) yang melihat kepulan asap dari atap rumah korban. Tanpa pikir panjang, ia langsung berteriak meminta pertolongan.

“Awalnya saya lihat asap, pas didekati ternyata sudah ada api. Saya langsung teriak,” ungkapnya.


Teriakan itu sontak mengundang warga sekitar berdatangan. Dengan alat seadanya, mereka bahu-membahu berusaha menjinakkan si jago merah sebelum akhirnya dua unit mobil pemadam kebakaran dari Asembagus tiba pukul 11.45 WIB, disusul Damkar Situbondo pukul 12.05 WIB. Api pun berhasil dipadamkan tak lama kemudian.





Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Namun kerugian material ditaksir cukup besar, mencapai sekitar Rp197 juta. Yang paling menyita perhatian, pengakuan Didik Sugianto menyebutkan adanya uang tunai sebesar Rp160 juta yang ikut hangus terbakar di dalam rumahnya.





Dari data sementara, dua rumah semi permanen milik Didik dan Sutrisno mengalami rusak total. Sementara rumah milik Sapii mengalami kerusakan sedang. Selain itu, sejumlah perabot rumah tangga juga ikut ludes dilalap api.


Pasca kejadian, tim dari BPBD Situbondo bersama unsur terkait langsung turun ke lokasi melakukan asesmen cepat. Langkah lanjutan berupa pengkajian kebutuhan pasca bencana (Jitupasna) serta penyaluran bantuan logistik segera disiapkan.


Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan, mulai dari Kecamatan Banyuputih, Koramil, Polsek, BPBD, Damkar, Tagana, pemerintah desa hingga relawan dan masyarakat setempat.


Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan bahaya korsleting listrik yang kerap menjadi pemicu kebakaran rumah. Kewaspadaan dan pengecekan instalasi listrik secara berkala menjadi hal yang tak bisa lagi dianggap sepele.

Red_182

×
Berita Terbaru Update