Situbondo, Pemangkarnews.com — Merespons keresahan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram (gas melon), Kapokdar Kamtibmas Bhayangkara Polres Situbondo, H. Moh. Hijir Ismail, bersama jajaran Polsek Kapongan turun langsung melakukan pengecekan ketersediaan LPG 3 kg di wilayah Kecamatan Kapongan, Situbondo, Senin (31/8/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat sekaligus antisipasi dini terhadap potensi gejolak di tengah masyarakat, khususnya warga pedesaan yang mulai mengeluhkan sulitnya memperoleh gas melon di sejumlah toko dan pengecer.
Pengecekan dilakukan di sejumlah titik, termasuk salah satu depo LPG di kawasan Pom Kapongan. Dari hasil pemantauan di lapangan, stok LPG 3 kg masih tersedia dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan.
H. Moh. Hijir Ismail menjelaskan, kondisi yang terjadi lebih disebabkan keterlambatan distribusi pasokan, bukan karena kelangkaan maupun adanya penimbunan.
" Kita memastikan ketersediaan gas melon LPG 3 kg sebenarnya tidak ada kelangkaan. Menurut SPV Pom Kapongan, ini terjadi keterlambatan pengiriman dari Surabaya. Jadi dipastikan semuanya kondusif, tidak ada penumpukan atau penimbunan,” jelasnya.
Meski stok di depo masih tersedia, keluhan masyarakat di tingkat pengecer tetap menjadi perhatian. Sejumlah warga mengaku sempat kesulitan memperoleh LPG 3 kg karena pasokan belum merata.
Tohir, salah seorang warga, mengatakan dirinya sempat kesulitan mendapatkan gas melon di sejumlah toko pengecer. Bahkan, harga LPG 3 kg di beberapa tempat disebut mencapai Rp25 ribu per tabung.
“Di toko pengecer memang agak sulit mencari gas melon. Harganya ada yang sampai Rp25 ribu,” ujar Tohir.
Keterlambatan pasokan tersebut diduga berkaitan dengan perubahan jalur distribusi. Jika sebelumnya sebagian pasokan diambil dari Banyuwangi, kini distribusi dilakukan dari Surabaya.
Perubahan jalur tersebut berdampak terhadap waktu pengiriman. Jika sebelumnya perjalanan pasokan hanya sekitar tiga jam, kini waktu distribusi dapat mencapai sekitar 10 jam.
Kondisi itu menyebabkan adanya jeda pasokan di tingkat agen maupun pengecer dan kemudian memunculkan keresahan masyarakat mengenai ketersediaan LPG 3 kg.
Kapokdar Kamtibmas bersama jajaran Polsek Kapongan mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak melakukan pembelian LPG secara berlebihan. Masyarakat juga diminta tetap tenang serta segera melaporkan apabila menemukan dugaan penim
bunan maupun permainan harga LPG bersubsidi.
Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi ketersediaan LPG 3 kg di wilayah Kapongan masih terpantau aman dan kondusif.
Red_182

