Notification

×

Iklan

Iklan

Duga'an Pelanggaran Juknis P3-TGAI Desa Mlandingan Wetan

Senin, 13 Juli 2026 | 12:34 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T05:34:48Z

Situbondo, Pemangkarnews.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Mlandingan Wetan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, yang tengah dikerjakan oleh PETANI PEMAKAI AIR TANI MAKMUR, nomer. PKS: HK0201/Bbws10.9.3/966/P3-TGAI/V1/2026.diduga tidak dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.



Berdasarkan hasil pantauan awak media di lokasi kegiatan, ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pekerjaan. Mulai dari galian pondasi yang dinilai tidak maksimal, penggunaan batu pasangan yang diduga tidak sesuai spesifikasi karena ditemukan batu plontos, hingga campuran semen yang dipertanyakan kualitas dan komposisinya.



Tak hanya persoalan teknis, proyek yang sejatinya mengusung konsep pemberdayaan masyarakat tersebut juga diduga dikerjakan oleh tenaga kerja dari luar daerah. Padahal, Program P3-TGAI merupakan program swakelola yang seharusnya melibatkan masyarakat setempat agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga sekitar.



Selain itu, muncul dugaan bahwa pekerjaan tersebut dipihakketigakan atau dikontraktualkan kepada pihak lain. Jika benar terjadi, praktik tersebut dinilai bertentangan dengan semangat dan ketentuan pelaksanaan Program P3-TGAI yang mengedepankan partisipasi masyarakat melalui kelompok penerima manfaat.



Awak media juga meminta kepada pihak pendamping dan pengawas program agar menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara profesional dan maksimal. Pengawasan yang ketat dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai juknis, spesifikasi teknis, dan penggunaan anggaran negara yang tepat sasaran.



"Pendamping dan pengawas harus benar-benar menjalankan fungsi pengawasannya. Jangan sampai dugaan ketidaksesuaian di lapangan dibiarkan begitu saja. Jika ada pelanggaran, harus segera dilakukan evaluasi dan perbaikan agar program pemerintah tidak kehilangan tujuan utamanya," ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.



Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana kegiatan maupun pihak terkait lainnya masih belum memberikan keterangan resmi. Awak media ini akan terus melakukan penelusuran dan mengupayakan konfirmasi kepada seluruh pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

IV_R

×
Berita Terbaru Update