Notification

×

Iklan

Iklan

CLINK!!! DARI GELAP JADI TERANG, BEDAH RUMAH KELUARGA AYU TUNTAS – MOTOR SUDAH ATAS NAMA AYU

Rabu, 06 Mei 2026 | 13:17 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-06T06:18:34Z

Situbondo, Pemangkarnews.com – Perubahan besar akhirnya benar-benar terwujud. Rumah keluarga Ayu di Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran, kini telah selesai dibangun dan berdiri kokoh sebagai hunian yang layak, nyaman, dan terang.


“Clinkkk…!!!” menjadi simbol tuntasnya perjuangan panjang. Dari yang sebelumnya hanya gubuk reyot tanpa listrik, kini berubah total menjadi rumah yang bersih, rapi, dan siap ditempati.


Seluruh proses pembangunan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemasangan batako, rangka, atap, hingga pengkramikan yang kini terpasang rapi bahkan sampai ke kamar mandi. Tak hanya itu, rumah juga telah dilengkapi musholla, dan kamar tidur yang layak.




Yang paling mencolok, kini rumah tersebut sudah menggunakan penerangan panel surya made in ASB Channel, Setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan tanpa listrik, keluarga Ayu kini bisa menikmati penerangan tanpa harus memikirkan biaya bulanan.


Material yang digunakan pun berkualitas baik, memastikan rumah tersebut tidak hanya layak huni, tetapi juga kuat dan tahan lama. Untuk melengkapi kebutuhan sehari-hari, perabotan rumah tangga seperti lemari, kursi, dan kasur juga akan segera disediakan dalam waktu dekat oleh H. Moh Hijir Ismail bersama ASB Channel Asembagus.


Tak berhenti pada pembangunan rumah, perhatian juga diberikan pada masa depan Ayu. Sepeda motor Honda Beat telah resmi diserahkan dalam kondisi lengkap dan sudah dibalik nama atas nama Ayu. Kendaraan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas sehari-hari, terutama sebagai sarana transportasi ke sekolah.


Bahkan, rencana besar juga telah disiapkan. Ayu yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi akan mendapatkan dukungan penuh dari H. Moh Hijir Ismail.


Dari gubuk reyot, kini menjadi rumah layak huni. Dari gelap gulita, kini menjadi terang benderang. Dari keterbatasan, kini menuju masa depan penuh harapan.


Sementara itu, H. Moh Hijir Ismail selaku Kapokdar, Komandan Palopor, sekaligus CEO Zabiaz mengatakan bahwa program ini adalah bentuk nyata kepedulian yang harus diwujudkan, bukan sekadar janji.


“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melihat langsung hasilnya. Apa yang dulu hanya niat dan komitmen, sekarang sudah menjadi kenyataan. Ini bukan tentang saya pribadi, tapi tentang kepedulian kita semua. Kami ingin keluarga Ayu hidup lebih layak, lebih terang, dan punya masa depan yang lebih baik. Insyaallah, pendidikan Ayu juga akan terus kami dukung sampai ke perguruan tinggi,” ujarnya.



Di tempat yang sama, Owner ASB Channel Asembagus, Abdul Hadi bersama istri tercintanya, menegaskan bahwa sejak awal pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan bantuan hingga benar-benar selesai.


“Sejak awal kami tidak ingin setengah-setengah bersama pak Haji Ismail. Apa yang sudah dimulai harus dituntaskan. Alhamdulillah hari ini hasilnya sudah nyata. Ini bukti bahwa jika kita bergerak bersama, perubahan itu bisa cepat terwujud dan langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.


Sementara itu, Ayu mengaku sangat bersyukur atas perubahan besar yang dialami keluarganya.

“Alhamdulillah, saya sangat bahagia. Dulu rumah kami gelap dan serba terbatas, sekarang sudah bagus dan terang. Terima kasih banyak kepada Bapak Hijir, Zabiaz, ASB Channel, dan semua yang sudah membantu. Ini membuat saya semakin semangat untuk belajar dan mengejar cita-cita,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.


Tak hanya Ayu, sang adik Mamat juga menyampaikan rasa senangnya melihat kondisi rumah mereka yang kini jauh lebih baik.

“Saya senang sekali melihat rumah kami sekarang sudah bagus. Kami tidak menyangka bisa seperti ini. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu keluarga kami,” ucapnya.


Di sisi lain, sang ayah, Askim, mengaku haru dan tak mampu menyembunyikan rasa syukur atas bantuan yang diterima keluarganya.

“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Dulu kami hidup dalam keterbatasan, sekarang Alhamdulillah sudah punya rumah yang layak. Semoga semua yang membantu kami diberikan balasan yang berlipat ganda,” pungkasnya.


Kini, di sudut desa yang dulu gelap dan penuh keterbatasan, berdiri sebuah rumah baru yang membawa cahaya harapan—menjadi awal kehidupan yang lebih layak bagi Ayu dan keluarganya.

Red_182

×
Berita Terbaru Update