Situbondo, Pemangkarnews.com – Proyek lapen yang dikerjakan Pemerintah Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani yang setiap hari melintas di jalur tersebut. Pekerjaan yang dilaksanakan secara swakelola ini dinilai mampu menjawab kebutuhan warga atas akses jalan yang selama ini rusak dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
Kepala Desa Lamongan kepada awak media menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap aspirasi warga. “Proyek lapen yang kami laksanakan adalah bentuk mewujudkan keinginan petani dan warga sekitar yang selama ini jalannya rusak. Ini sebagai bentuk kepedulian kami dari Pemdes Lamongan untuk warga,” ujarnya.
Proyek yang bersumber dari Dana Desa itu disambut positif oleh masyarakat. Warga sekitar mengaku kini akses menuju lahan pertanian menjadi lebih mudah, tidak lagi becek saat hujan turun, serta memperlancar aktivitas distribusi hasil panen. Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung pada peningkatan produktivitas petani.
Apresiasi juga datang dari kalangan aktivis. Dicky Edwin, SH bersama Wahyudi selaku Sekjen DPP LSM Teropong menilai program infrastruktur desa, khususnya proyek lapen, memberikan dampak sistemik yang nyata. Mereka mengapresiasi program-program kerja yang dilaksanakan oleh pemerintah desa se-Kabupaten Situbondo yang lebih menitikberatkan pada manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan selesainya pengerjaan lapen di Desa Lamongan, warga berharap pembangunan serupa terus berlanjut. Selain meningkatkan akses pertanian, proyek ini juga dinilai menjadi bukti bahwa penggunaan Dana Desa dapat tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Pewarta : Tim ✍️
