Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan APBD 2025 di Sumbermalang Ambruk, Perbaikan TPT Baru Dilakukan Sepekan Kemudian

Sabtu, 03 Januari 2026 | 22:31 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-03T15:34:31Z


Situbondo,Pemangkarnews.com – Proyek peningkatan jalan ruas Taman–Plampang (R.81) di Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, kembali menuai kritik tajam. Berdasarkan hasil investigasi lapangan, kerusakan serius berupa ambruknya bahu jalan telah terjadi sekitar satu minggu lalu, namun perbaikan baru dilakukan hari ini dengan membangun Tembok Penahan Tanah (TPT).


Proyek ini berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) Kabupaten Situbondo, Bidang Bina Marga, dengan sumber dana APBD Tahun Anggaran 2025. Nilai kontrak proyek mencapai Rp 275.168.000, dengan pelaksana PT Universal Mediterrian Sejahtera.


Hasil pantauan di lokasi menunjukkan bahwa kerusakan tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan dipicu oleh kualitas pekerjaan yang dinilai buruk. Lapisan aspal hotmix tampak tipis, tidak padat, dan mudah terkelupas, bahkan di beberapa titik terlihat retakan awal dan permukaan yang tidak rata.




Selain itu, pada bagian sisi jalan yang berbatasan langsung dengan lereng, tidak ditemukan perkuatan struktur sejak awal pekerjaan. Absennya TPT atau penahan tanah yang memadai membuat badan jalan rentan longsor, hingga akhirnya ambruk dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Ironisnya, meski kerusakan telah diketahui sejak sepekan lalu, langkah perbaikan baru dilakukan hari ini, itupun setelah proyek tersebut menjadi sorotan publik. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait fungsi pengawasan teknis dari pihak terkait.


“Kalau memang dikerjakan sesuai spesifikasi sejak awal, kerusakan seperti ini seharusnya tidak terjadi. Ini jelas kelalaian,” ujar seorang warga setempat.




Dinas PUPP Situbondo diharap untuk tidak hanya fokus pada perbaikan fisik berupa pembangunan TPT, namun juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas aspal, termasuk ketebalan, kepadatan, dan mutu material yang digunakan.


Diperlukan adanya audit teknis independen, guna memastikan apakah proyek ini telah sesuai dengan RAB dan spesifikasi kontrak, atau justru berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah.

Red_182

×
Berita Terbaru Update