Notification

×

Iklan

Iklan

Aspal Berlubang Bak “Lubang Lapangan Golf”

Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:47 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-11T04:04:43Z



Situbondo, Pemangkarnews.com — Proyek peningkatan jalan hotmix yang bersumber dari APBD Kabupaten Situbondo Tahun Anggaran 2025 di Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng menuai sorotan tajam. Pasalnya, kondisi jalan yang baru selesai dikerjakan justru ditemukan berlubang cukup dalam, menyerupai lobang golf.


Pantauan di lokasi menunjukkan, pada badan jalan hotmix terdapat lubang yang diduga kekuatan dari segi kualitas dan pengerjaan yang kurang baik, Kondisi ini sangat ironis mengingat proyek tersebut masih tergolong baru dan menggunakan anggaran negara.


Berdasarkan papan informasi proyek, kegiatan tersebut merupakan Peningkatan Jalan Ruas Semambung – Sumberanyar (R.79) yang dikerjakan oleh CV Lingkar Teknik, dengan jenis pekerjaan Hotmix AC-WC, volume 945 meter, dan nilai kontrak mencapai Rp 808.985.613,96 dari sumber dana PAPBD 2025 melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) Bidang Bina Marga Kabupaten Situbondo.


RJ, Salah satu warga setempat mengaku heran dengan kualitas pekerjaan tersebut. “Ini jalan baru, tapi sudah berlubang seperti ini. Kalau dibiarkan tidak menutup kemungkinan ada lubang lubang lain dan akhirnya membesar nantinya membahayakan pengguna jalan ,” ujarnya.


Warga menilai, kondisi tersebut mengindikasikan pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, baik dari segi ketebalan aspal, kualitas material, maupun proses pemadatan. Mereka mempertanyakan fungsi pengawasan dari pihak terkait, termasuk konsultan pengawas dan dinas teknis.


“Kalau kualitasnya seperti ini, ke mana pengawasan? Anggaran ratusan juta tapi hasilnya mengecewakan,” tambah warga lainnya.


Hingga berita ini diturunkan, Masyarakat mendesak agar dilakukan pemeriksaan ulang, audit kualitas pekerjaan, serta perbaikan secepatnya sebelum menimbulkan korban kecelakaan.


Proyek infrastruktur yang dibiayai dari pajak rakyat semestinya mengutamakan mutu, keselamatan, dan ketahanan, bukan justru meninggalkan persoalan baru di tengah masyarakat. Aparat pengawas internal dan penegak hukum diharapkan turun tangan apabila ditemukan indikasi kelalaian atau penyimpangan dalam pelaksanaan proyek ini.


Investigasi Tim 

×
Berita Terbaru Update