Notification

×

Iklan

Iklan

Proyek DAK Sanitasi 2024 di Desa Asembagus Diduga Menyimpang dan Kualitas Buruk

Kamis, 25 Desember 2025 | 20:58 WIB | 0 Views Last Updated 2025-12-29T14:19:29Z


Situbondo,Pemangkarnews.com – Proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi Tahun 2024 di Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, kembali menuai sorotan tajam. Setelah temuan awal menunjukkan kondisi bangunan yang dinilai tidak sesuai standar, kini muncul dugaan baru yang semakin menguatkan indikasi penyimpangan anggaran dalam pengerjaan puluhan titik program sanitasi tersebut.


Pada salah satu lokasi yang terpasang papan informasi “DAK Sanitasi Tahun 2024 – KSM Srikandi, Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo”, tampak kondisi fisik bangunan yang jauh dari kata layak. dan penyelesaian akhir terkesan dikerjakan tanpa pengawasan yang memadai.


Beberapa di antaranya mengaku dimintai uang tambahan dengan alasan semen kurang dan lain lain. Hal ini jelas bertentangan dengan aturan, karena seluruh kebutuhan material seharusnya telah teranggarkan penuh melalui DAK.


Tak hanya itu, beberapa KPM juga menyampaikan bahwa unit sanitasi mereka hanya dikerjakan setengah atau separuh bagian. Penyebabnya, menurut pengakuan pekerja, karena masih ada bangunan lama di sisi tertentu sehingga pekerjaan tidak dilanjutkan. Akibatnya, kondisi sanitasi menjadi tidak maksimal dan tidak layak dinyatakan sebagai pembangunan baru.


Salah satu penerima manfaat, M ( inisial ) menuturkan ," Sudah satu tahun pak ini tidak digunakan soallnya lubang pembuangannya tidak jelas , pintunya pun miring gak bisa ditutup ,makanya didalam barusan ada pintu saya belikan sendiri rencana mau tak ganti pak, lantainya pun sangat kotor dari sisa sisa semen tanpa dibersihkan sama tukangnya,kok seperti ini pekerjaannya makanya gak bisa digunakan pak,mana pasangan WCnya miring gak semestinya, saya sangat kecewa pak dan berharap segera diperbaiki agar layaklah digunakan". Ujarnya


Pantauan di lapangan terlihat ketidakseimbangan kualitas antar titik. Ada bangunan yang tampak seadanya, dan beberapa lainnya menunjukkan ciri-ciri pengerjaan terburu-buru. Yandon air seakam dibiarkan tak terpasang, Bahkan ada salah satu penerima manfaat yang gagal dibangun karena saat bahan datang malah setelah itu langsung diangkut lagi.


Publik pun semakin mempertanyakan transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan proyek yang seharusnya menjadi program prioritas nasional dalam meningkatkan kesehatan lingkungan masyarakat.




Ketua Kelompok Swadaya Masayarakat ( KSM ) Srikandi saat dikonfirmasi melalui sambungan telfon whatsapp belum memberikan keterangan karena belum membalas dan diangkat ketika ditelfon WA pada 15/12/2025


Sementara itu Sekretasis KSM Srikandi, saat dikonfirmasi melalui sambungan WA meminta media ini langsung konfirmasi ke Kepala Desa Asembagus ( 17/12/2025 ).


Anggaran proyek tersebut pun belum bisa dijelaskan dan dipastikan sesuai dengan kondisi bangunan saat ini karena keterbatasan informasi, Tim media sempat mendatangi kantor Desa Asembagus namun belum bisa bertemu karena Pak Kades sedang tidak di Kantor Desanya, Pesan whatsapp chat dan telfon WA juga belum mendapatkan jawaban hingga berita ini diturunkan.


Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proyek Sanitasi ini merupakan proyek DAK tahun 2024 melalui Dinas PUPR kabupaten Situbondo.


Masyarakat berharap aparat pengawas internal,Dinas terkait maupun penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan audit fisik dan anggaran, guna memastikan dana negara tidak disalahgunakan dan hak penerima manfaat terpenuhi sebagaimana mestinya.

( Red_182 ) 

×
Berita Terbaru Update