Notification

×

Iklan

Iklan

Silaturrahmi Keluarga Besar Al Badar, Spirit Dakwah dan Kenangan Kiai Fawaid Kembali Menggema

Rabu, 15 April 2026 | 22:26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-15T15:26:03Z

Situbondo, Pemangkarnews.com — Momentum Silaturrahmi Keluarga Besar Al Badar, Rabu malam (15/4), berlangsung hangat sekaligus sarat makna di kediaman Direktur Al Badar, Dr. Maskuri Ismail, M.Pd. Kegiatan ini bukan sekadar temu kangen, tapi menjadi ruang merajut ulang semangat pengabdian yang diwariskan para masyayikh.



Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Membangkitkan Semangat Pengabdian Untuk Al Badar”, acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting. Dari unsur pemerintah, hadir perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kepala KUA Banyuputih, Ust. Zainul Hadi. Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, juga tampak hadir langsung di tengah jamaah. Sementara Bupati Situbondo dan Kapolres Situbondo dilaporkan berhalangan hadir karena agenda lain.



Tak hanya itu, tokoh internal dan jejaring Al Badar turut memadati acara. Di antaranya mantan Sekpri almarhum KHR. Ach. Fawaid As’ad, Ust. Aly, serta Ketua Umum IKSASS Pusat P2S2, Ust. Sunardi Muhib. Seluruh pengkhidmah Al Badar dari wilayah timur hingga barat hadir lengkap, mempertegas soliditas jaringan dakwah ini.



Suasana semakin khidmat saat para pengurus mengenang perjalanan berdirinya Al Badar. Kisah demi kisah mengalir, mulai dari masa perjuangan, detik-detik wafatnya sang kiai, hingga lahirnya Al Badar dari petunjuk KHR. As’ad Syamsul Arifin.

“Ini bukan sekadar reuni. Ini refleksi perjuangan. Kita bangga masih berada di fase ini untuk terus siar dakwah dan edukasi,” ungkap H. Moch Hijir Ismail, pengurus harian Al Badar.





Direktur Al Badar, Dr. Maskuri Ismail, M.Pd., dalam statemennya menegaskan bahwa momen Halalbihalal ini menjadi sangat spesial karena menghadirkan kembali para pelaku sejarah awal Al Badar.

“Halalbihalal malam ini menjadi momentum sangat berharga bagi Al Badar. Sangat istimewa karena dihadiri para musisi dan penyanyi generasi awal saat merintis Al Badar. Ada Cak Mahfud yang malam ini ikut menyanyi, saling bercerita tentang masa lalu bersama Kiai Fawaid,” ujarnya.



Ia juga menambahkan, kehadiran Wakil Bupati Situbondo menjadi kebanggaan tersendiri. “Ada Mbak Ulfi yang ikut menjadi saksi malam ini. Saya hadir ikut menyaksikan teman-teman Al Badar bernyanyi, ini penuh kenangan dan kebanggaan,” imbuhnya.



Menariknya, acara ini juga dimeriahkan oleh kehadiran artis jebolan Akademi Indosiar, Dwi Indah, serta vokalis Al Badar, Icha Nur Samsa. Dwi Indah tidak hanya hadir sebagai bintang tamu, namun juga dipercaya sebagai tim seleksi vokalis Al Badar dalam ajang pencarian bakat vokalis Al Badar, mempertegas keseriusan lembaga ini dalam regenerasi talenta seni dakwah.



Rangkaian kegiatan semakin lengkap dengan pembacaan tahlil, doa, serta Rotibul Haddad yang menambah kekhusyukan suasana. Doa-doa dipanjatkan untuk para masyayikh dan keberlangsungan perjuangan Al Badar ke depan.



Dalam forum tersebut juga disinggung catatan historis penting, bahwa perkembangan Al Badar tak lepas dari peran alumni, umana’, serta para muhibbin salafiyah. Bahkan disebutkan kontribusi dari Raja Dangdut Rhoma Irama yang pernah memberikan dukungan, termasuk hibah gitar SR kesayangannya untuk Al Badar.





Acara yang dikemas santai namun penuh makna ini ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah penuh keakraban. Momen kebersamaan pun diabadikan dalam sesi foto bersama yang menambah kesan hangat dan kekeluargaan.

Di tengah derasnya arus zaman, Al Badar seolah menegaskan satu hal: warisan perjuangan para kiai bukan sekadar untuk dikenang, tapi untuk terus dihidupkan dan diperjuangkan.

Red_182

×
Berita Terbaru Update