Notification

×

Iklan

Iklan

Silaturrahim dan Buka Bersama KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy Oleh IKSASS Sub Rayon Kapongan

Senin, 02 Maret 2026 | 19:17 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-02T12:53:25Z

 


Situbondo, Pemangkarnews.com — Suasana haru dan khidmat menyelimuti majelis Silaturahim & Buka Bersama yang digelar oleh pengurus IKSASS Sub Rayon Kapongan keluarga besar Salafiyah Safiiyah Sukorejo bersama alumni dan masyarakat di Mesjid Darus salam Kapongan.


Meski hujan mengguyur, jamaah tetap bertahan mengikuti rangkaian acara hingga usai, menandakan kuatnya kerinduan umat pada keberkahan Ramadhan.Senin, 02 Maret 2026.


Hadir dalam majelis penuh cahaya ini Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy, bersama Nyai Hj. Nur sari Fawaid As'ad dan Nyai Hj. Uswatun Hasanah pemangku Ponpes Nurul Qoni'  Salafiyah Safiiyah Sukorejo.


Turut hadir Wakil Bupati Situbondo Mbak Ulfi, Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, Kapolsek Kapongan AKP Sukamto, jajaran Forkopimcam, Kapokdar Bhayangkara H. Moh. Hijir Ismail, Kepala Desa Gebangan Joko Sabar, pengurus IKSASS Sub Rayon Kapongan, PJU Polres Situbondo, para santri, alumni, serta tokoh masyarakat se-Kecamatan Kapongan.




Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perang sarung, konvoi, balap liar, ronda sahur dengan sound horek, serta menyalakan petasan yang berpotensi memicu korban jiwa. “Semoga kebersamaan kita menjadi maghfiroh dan Ramadhan ini berjalan tanpa tindak pidana di masyarakat,” pesannya tegas.


Tausiyah disampaikan Nyai Uswatun Hasanah yang mengingatkan keutamaan Ramadhan dalam tiga fase: 10 hari pertama penuh rahmat, 10 hari kedua ampunan, dan 10 hari terakhir pembebasan dari api neraka. Ia mengajak jamaah menjaga kualitas puasa hingga Idul Fitri dan memperkuat silaturahmi sebagai jalan saling memaafkan.




Sementara itu,KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy menegaskan bahwa puasa sejati harus melahirkan akhlak mulia dan tidak mengganggu orang lain. Ia mengingatkan agar umat menjauhi perbuatan berbahaya seperti menyalakan mercon, balap liar serta memperbanyak ngaji dan amal di bulan suci ramadhan ini.


Acara ditutup dengan doa bersama menjelang adzan Maghrib dilanjut sholat berjamaah dan buka puasa bersama serta penyerahan berbagi santunan kepada anak yatim. Hujan yang turun justru menambah suasana syahdu, seakan menjadi saksi turunnya rahmat bagi umat yang berkumpul dalam cinta kepada Allah dan Rasul-Nya di bulan suci ramadhan ini.

Red_182




×
Berita Terbaru Update