Notification

×

Iklan

Iklan

Panik Kenaikam Harga BBM Subsidi Picu Antrean Mengular, Kapokdar Turun Langsung: “Stok Aman, Warga Jangan Terprovokasi!”

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:59 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-31T13:59:15Z



Situbondo , Pemangkarnews.com – Antrean panjang kendaraan mengular di SPBU wilayah Kapongan, Kabupaten Situbondo, Selasa malam (sekitar pukul 19.21 WIB), di tengah panasnya isu kepanikan kenaikan harga BBM subsidi, 31/03/2026.


Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Pokdar Kamtibmas (Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Bhayangkara Polres Situbondo, H. Moh. Hijir Ismail, turun langsung ke lokasi untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus menenangkan masyarakat yang tengah antre.



Dari hasil peninjauan di SPBU Pertamina 54.683.01 Kapongan, diketahui bahwa stok BBM dalam kondisi aman. Antrean panjang dipicu oleh aksi panic buying masyarakat, bukan karena kelangkaan pasokan.

“Stok BBM di SPBU Kapongan aman. Antrean ini lebih karena kepanikan warga saja, apalagi di tengah isu kenaikan harga,” jelas H. Ismail.



Ia juga mengungkapkan, sempat terjadi keterlambatan distribusi BBM pada malam hari akibat kemacetan di jalur Ketapang, Banyuwangi, yang menjadi jalur utama suplai. Hal ini diperoleh dari konfirmasi langsung kepada pengawas SPBU setempat, Sugik.




Meski demikian, pasokan dipastikan tetap berjalan dan tidak ada gangguan signifikan terhadap ketersediaan BBM di wilayah tersebut.

Di tengah situasi arus balik Lebaran yang masih berlangsung, Dirinya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.


“Kami minta masyarakat tidak panik. Jangan sampai karena isu kenaikan BBM subsidi, justru memicu antrean panjang seperti ini. Pemerintah belum menetapkan kenaikan, dan stok di lapangan masih aman. Apalagi saat arus balik seperti sekarang, kita harus jaga kondusivitas bersama,” tegasnya.






Kehadiran Kapokdar di tengah masyarakat diharapkan mampu meredam keresahan warga sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali.


Red_182

×
Berita Terbaru Update