Notification

×

Iklan

Iklan

Viral Mobil Putih ASB Dituding Penculik Anak, Ternyata Penagihan Utang! Berakhir Damai di Polres Situbondo

Jumat, 13 Maret 2026 | 12:53 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-13T06:26:39Z

Situbondo, Pemangkarnews.com – Jagat media sosial Situbondo sempat dibuat heboh oleh beredarnya video mobil putih bertuliskan ASB yang dituding melakukan penculikan anak pada Kamis malam (12/3). Video yang viral tersebut langsung memicu kepanikan warga dan menyebar cepat di berbagai grup WhatsApp dan media sosial.


Namun fakta di balik kejadian tersebut ternyata jauh dari isu yang berkembang. Informasi yang dihimpun awak media menyebutkan, peristiwa itu bukan kasus penculikan, melainkan berawal dari persoalan penagihan utang antara pihak yang saling mengenal.


Dari keterangan yang dihimpun, Kejadian bermula saat seseorang berinisial I dan RD mendatangi rumah peminjam berinisial R untuk menagih utang. Dalam pertemuan itu, R kemudian diajak menemui ibu dari RD, pihak yang diketahui memberikan pinjaman. Situasi tersebut memicu kesalahpahaman.


Istri R yang melihat suaminya diajak pergi mengira terjadi unsur pemaksaan, sehingga merasa khawatir dan akhirnya melaporkan dugaan penculikan ke Polsek Panarukan. Laporan tersebut langsung direspons aparat kepolisian yang bergerak cepat melakukan penyergapan terhadap mobil yang videonya sudah telanjur viral.


Akibatnya, kabar dugaan penculikan langsung menyebar luas dan membuat masyarakat Situbondo heboh.


Saat ini perkara tersebut ditangani di Polres Situbondo. Melalui proses klarifikasi dan mediasi yang dikawal oleh Kapokdar Bhayangkara Polres Situbondo, H. Moh Hijir Ismail, kedua keluarga akhirnya dipertemukan.




Melalui proses restoratif justice Polres Situbondo., kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan ini secara damai.


Kapokdar Bhayangkara Polres Situbondo, H. Moh Hijir Ismail, mengatakan pihaknya sejak awal ikut mengawal proses tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman berkepanjangan di tengah masyarakat.


“Sejak tadi malam kami ikut mendampingi proses ini di Polres Situbondo agar tidak berkembang menjadi isu yang menyesatkan. Setelah kedua pihak dipertemukan dan dijelaskan duduk perkaranya, akhirnya mereka saling memahami dan sepakat berdamai. Ini murni kesalahpahaman,” ujar H. Moh Hijir Ismail.


Kapokdar, H. ismail juga mengapresiasi gerak cepat kepolisian dalam menyikapi laporan call center 110 

“Saya mengapresiasi gerak cepat Kepolisian yang langsung melakukan blokade sebagai bentuk respons dan langkah cepat dalam pencegahan serta pengamanan. Kita tidak bisa membayangkan apa yang terjadi jika polisi tidak segera mengambil tindakan, sementara masyarakat sudah terlanjur ter-framing oleh kabar dugaan penculikan yang beredar,” ujar Kapokdar Bhayangkara Polres Situbondo, H. Moh. Hijir Ismail


Ia menambahkan, langkah awal yang dilakukan pihaknya saat itu adalah menenangkan warga agar situasi tidak semakin memanas.

“Kapokdar dengan sigap malam itu berupaya menenangkan masyarakat dan menjelaskan bahwa persoalannya tidak seperti yang beredar di media sosial, setelah kami berkoordinasi dengan pihak keluarga yang bersangkutan,” jelasnya.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi viral di media sosial sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.

“Harapan kami masyarakat tetap tenang dan bijak menerima informasi. Jangan langsung percaya isu yang beredar di media sosial sebelum ada penjelasan resmi,” pungkasnya.


Dengan adanya mediasi tersebut, kasus yang sempat membuat warga Situbondo resah itu akhirnya berakhir damai dan diselesaikan secara kekeluargaan di Polres Situbondo.

Red_182

×
Berita Terbaru Update