Situbondo, Pemangkarnews.com – Di tengah aksi sosial pembagian nasi bungkus kepada korban Banjir oleh FKDM dan Pokdar Kamtibmas, justru muncul temuan mencurigakan. Tim menemukan puluhan jerigen berisi BBM jenis pertalite bersama para pengimbal sepeda motoran yang diduga hendak ditimbun dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi.9/03/2026
Temuan itu berada di sekitar Lapangan Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo. Dari hasil pengecekan di lokasi, terdapat 51 jerigen, dengan 14 jerigen di antaranya terisi penuh pertalite.
Menariknya, di lokasi juga ditemukan sepeda motor Honda Megapro dan Suzuki Thunder yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM dari SPBU Kalianget sebelum dikumpulkan di tempat tersebut.
Kapokdar Kamtibmas Polres Situbondo, Moh. Hujir Ismail, yang berada di lokasi langsung berkoordinasi dengan Polsek setempat guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pengimbalan atau penimbunan BBM pertalite.
“Kami langsung koordinasi dengan pihak Polsek agar dilakukan penyelidikan mendalam. Apalagi ini BBM pertalite yang diambil dari SPBU Kalianget dan diduga akan dijual kembali,” tegasnya.
Yang menjadi sorotan, praktik ini muncul di saat wilayah Lubawang masih dilanda dampak bencana banjir, sementara kondisi BBM di Situbondo sendiri masih terjadi antrian antrian panjang di SPBU untuk mendapatkan pertalite untuk kendaraan warga kabupaten Situbondo.
Hasil konfirmasi di lokasi menyebutkan, jerigen-jerigen tersebut dikumpulkan oleh beberapa orang berbeda. Para pemilik diduga berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Jetis, Belimbing, Sumbermalang hingga pesisir Besuki. Mereka satu persatu mengisi dari tangki tangki motor untuk disedot ke jerigen begitu seterusnya hingga penuh jerigennya.
Menurut para pengimbal yang berada dilokasi mengatakan bahwa hasil pertalite yang mereka timbun akan dijual kembali di desa desanya sendiri.
Temuan ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Di saat warga sedang berjuang menghadapi dampak bencana, justru muncul dugaan praktik pengimbalan BBM yang berpotensi merugikan masyarakat. Aparat kini diharapkan segera mengungkap siapa pihak yang berada di balik aktivitas tersebut.
Saat ini, barang bukti jerigen dan kendaraan sudah diamankan dan ditangani oleh Polsek Banyuglugur untuk dilakukan tindak hukum serta penyelidikan lanjutan guna mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penimbunan BBM tersebut.
Red_182

