Situbondo, Pemangkarnews.com — Kepedulian terhadap korban bencana banjir kembali ditunjukkan oleh tokoh agama kharismatik, KHR Ach. Azaim Ibrahimy, cucu Pahlawan Nasional pendiri lambang NU, KHR As’ad Syamsul Arifin. Melalui jaringan pesantren dan alumni, bantuan kemanusiaan disalurkan langsung kepada warga di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Situbondo.
Pada Senin, 26 Januari 2026, sebanyak 310 nasi kotak, sarung, serta baju layak pakai dibagikan kepada warga terdampak banjir di Desa Kalianget, salah satu wilayah yang cukup parah dilanda banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dari Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, yang pendistribusiannya dilaksanakan oleh pengurus Sub Rayon IKSAAS (Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah) Wilayah Barat, didampingi Komandan Pusat Komando Palopor Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, H. Moh. Hijir Ismail.
Ratusan nasi kotak, sarung, dan baju bekas layak pakai tersebut disalurkan secara langsung kepada warga terdampak, baik melalui posko kemanusiaan di desa Kalianget dan sekitar Desa Lubawang maupun secara door to door ke warga terdampak, khususnya kepada korban banjir yang aktivitas serta mata pencahariannya terganggu akibat bencana ini.
Komandan Pusat Komando Palopor Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, H. Moh. Hijir Ismail, menyampaikan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk kepedulian langsung atas musibah yang menimpa warga.
“Hari ini kami turun langsung ke lapangan untuk mengawal dan menyalurkan bantuan atas perintah langsung dari Guru kami, dan murni dari keuangan pribadi beliau, KHR Ach. Azaim Ibrahimy. Bantuan yang diberikan berupa nasi kotak, pakaian bekas layak pakai, serta sarung untuk para korban banjir. Ini adalah wujud kepedulian dan tanggung jawab moral kami untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kalianget, Ahmat Faisol, Saat di Posko Kemanusiaan menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Bantuan ini sangat membantu warga kami. Saat ini, kebutuhan mendesak lainnya adalah perlengkapan sekolah seperti pakaian dan sepatu, guna mendukung pemulihan pasca banjir. Terima kasih atas kepedulian semua pihak dan khususnya Pengasuh Ponpes Sukorejo,” tuturnya.
Bantuan kemanusiaan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah, sekaligus menegaskan peran pesantren dan alumni dalam merespons cepat kondisi darurat di tengah masyarakat.
Aksi sosial yang digagas oleh KHR Ach. Azaim Ibrahimy ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Masyarakat berharap bantuan dan kepedulian serupa terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih dan kehidupan warga kembali berjalan normal.
Red_182

