MALANG, 16 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap kelestarian satwa laut terus dilakukan Lembaga BSTC Malang. Bertahun-tahun, lembaga yang bergerak dalam penyelamatan penyu tersebut secara swadaya dan swakelola berupaya menjaga keberlangsungan hidup penyu di kawasan pantai Malang Selatan.
Hal itu terlihat saat aktivis LSM Teropong, Wahyudi, berkunjung ke pusat penyelamatan penyu BSTC yang berada di Dusun Bajul Rejo, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Dalam kunjungan tersebut, Wahyudi menemui Sutar selaku Ketua BSTC Malang. Sutar menjelaskan bahwa kegiatan penyelamatan penyu telah dilakukan sejak 2009 bersama enam anggota BSTC yang seluruhnya bergerak secara swadaya.
“Saya bersama lembaga BSTC sejak tahun 2009 melakukan penyelamatan penyu secara swadaya dan swakelola demi menyelamatkan kehidupan penyu di pantai Malang Selatan,” ujar Sutar, didampingi Suwoco, warga sekitar.
Menurut Sutar, dirinya bersama enam rekannya memiliki komitmen untuk menjaga kelangsungan hidup penyu, mulai dari penyelamatan telur, anak penyu hingga induk penyu.
“Kami berkomitmen menyelamatkan kelangsungan hidup anak penyu dan induk penyu sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup. BSTC Malang juga pernah menerima penghargaan tingkat nasional terkait kegiatan penyelamatan kehidupan penyu,” lanjutnya.
Dalam kunjungan itu, Sutar juga menjelaskan secara langsung kepada Wahyudi mengenai tahapan penyelamatan penyu. Proses tersebut dimulai dari pemindahan telur-telur penyu ke lokasi penangkaran, pemeliharaan hingga anak-anak penyu dinilai siap untuk kembali dilepasliarkan ke habitat alaminya di laut.
Upaya tersebut dinilai penting mengingat penyu merupakan salah satu satwa yang dilindungi dan memiliki peran dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Wahyudi mengapresiasi konsistensi BSTC yang selama bertahun-tahun tetap menjalankan kegiatan penyelamatan dengan mengandalkan swadaya.
Menurutnya, keberadaan kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan seperti BSTC patut mendapat perhatian, terutama karena upaya pelestarian satwa membutuhkan konsistensi dan kerja jangka panjang.
“Ini bukan sekadar menyelamatkan penyu, tetapi juga menjaga ekosistem laut untuk generasi mendatang. Apa yang dilakukan BSTC selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari masyarakat,” ujar Wahyudi.
Keberadaan BSTC di Malang Selatan menjadi salah satu contoh bahwa upaya menjaga satwa dan ekosistem tidak selalu bergantung pada program pemerintah. Dengan keterbatasan sumber daya, para pegiat tetap berupaya mempertahankan kehidupan penyu dan mengembalikannya ke habitat alami.
Red
