Situbondo, Pemangkarnews.com – Menyikapi laporan masyarakat terkait keberadaan pengamen dan anak punk yang dinilai meresahkan pengguna jalan di kawasan lampu merah Sukorejo, Kapokdar Kamtibmas Kabupaten Situbondo, H. Moh Hijir Ismail yang juga merupakan Komandan Keamanan Palopor Salafiyah Safiiyah Sukorejo, turun langsung ke lokasi pada Senin (8/6/2026).
Langkah tersebut dilakukan setelah muncul sejumlah keluhan warga dan pengguna jalan yang merasa terganggu dengan aktivitas pengamen di kawasan yang menjadi pintu masuk menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo tersebut.
Dari informasi yang diterima Kapokdar Kamtibmas, sejumlah anak punk yang kerap berada di lokasi itu diduga pernah mengonsumsi minuman keras di area masjid sekitar pesantren. Aktivitas tersebut bahkan sempat mendapat teguran dan pembubaran dari anggota Palopor Ponpes Salafiyah Syafi'iyah.
Usai melakukan pemantauan situasi kamtibmas di perempatan lampu merah Sukorejo, H. Moh Hijir Ismail menyusuri sejumlah titik di sekitar kawasan pesantren. Dalam pemantauan tersebut, ia menemukan seorang pengamen di pertigaan jalan yang hendak beraktivitas mengamen.
Beliau kemudian memberikan pembinaan secara humanis agar pengamen tidak melakukan pemaksaan terhadap pengguna jalan saat meminta uang, terlebih di kawasan sekitar pesantren yang setiap hari ramai dilintasi santri, masyarakat, dan peziarah dari berbagai daerah.
Menurutnya, pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga, khususnya bagi pengguna jalan dan para peziarah yang hendak menuju Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo.
"Kami hadir untuk memastikan kawasan Sukorejo tetap aman, tertib, dan nyaman. Jangan sampai ada tindakan yang meresahkan masyarakat maupun mencoreng suasana religius di lingkungan pesantren," tegas H. Moh Hijir Ismail.
Red_182

