Notification

×

Iklan

Iklan

Limbah PG Diduga Picu Luapan Irigasi, Warga Gudang Asembagus Cemas

Rabu, 03 Juni 2026 | 12:40 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-03T05:48:06Z

Situbondo, Pemangkarnews.com – Warga Desa Gudang, Kecamatan Asembagus, dibuat cemas akibat meluapnya saluran irigasi yang menggenangi area permukiman. Kondisi ini diduga dipicu oleh menyatunya aliran limbah dari Pabrik Gula (PG) dengan saluran irigasi milik Dinas Pengairan yang kini mengalami penyumbatan.


Luapan air tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga mengancam masuk ke rumah-rumah penduduk. Sejumlah warga mengaku dirugikan karena kondisi saluran yang tidak mampu menampung debit air.


Eko, salah satu warga Desa Gudang RT. 03/01, mengaku khawatir setiap kali debit air meningkat. Ia mengungkapkan kegelisahannya kepada Korwil Timur GARDA saat meninjau lokasi pada 2 Juni 2026, karena melihat air yang terus naik mendekati rumahnya.

"Saya takut air masuk ke rumah, Mas. Di sebelah utara rumah saya saja air sudah masuk ke rumah warga. Saya juga kasihan dengan tetangga saya yang tinggal sendirian, anak-anaknya semua di luar kota. Kalau air semakin besar, siapa yang bantu beliau," ujar Eko dengan nada sedih.




Menurut warga, saluran irigasi yang dipenuhi endapan dan sampah membuat aliran air tidak lancar. Akibatnya, saat debit air meningkat, air meluap dan mengarah ke permukiman warga.


Menanggapi persoalan tersebut, Korwil Timur GARDA Ainul Yaqin, yang didampingi anggotanya, Sibawi, menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, mulai dari Dinas Pengairan, Pemerintah Desa Gudang, hingga pihak Pabrik Gula.


Ainul Yaqin menilai persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena sudah berdampak langsung terhadap masyarakat.

"Masalah ini akan saya koordinasikan dengan dinas terkait, pemerintah desa, dan pihak PG karena diduga ada kaitannya. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga dan harus segera ditangani," tegasnya.


Ia juga meminta agar saluran irigasi segera dilakukan normalisasi atau pengurasan. Menurutnya, banyaknya sampah yang dibuang sembarangan di sekitar pasar menjadi salah satu penyebab utama terjadinya penyumbatan.

"Kalau tidak segera dikuras, penyumbatan akan terus terjadi dan luapan air bisa semakin parah. Ini harus menjadi perhatian bersama," tambahnya.


Warga berharap pemerintah dan seluruh pihak terkait segera turun tangan sebelum luapan air semakin besar dan menimbulkan kerugian yang lebih luas bagi masyarakat Desa Gudang.

Red_182

×
Berita Terbaru Update