Notification

×

Iklan

Iklan

Proyek TPT Jembatan Merah Tiba-Tiba Datangkan Batu Baru – Ada Apa?

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-02T16:45:32Z

Situbondo, Pemangkarnews.com – Setelah sebelumnya menuai sorotan tajam terkait dugaan penggunaan batu bekas, proyek rehabilitasi tembok penahan tanah (TPT) di kawasan Sungai Jumain, Jembatan Merah, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo kembali memantik perhatian publik.


Pantauan terbaru di lapangan, hari ini terlihat truk di lokasi proyek menurunkan material batu baru. Kedatangan batu tersebut diduga merupakan pembelian baru yang langsung didatangkan ke titik pekerjaan.


Pergerakan ini sontak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Pasalnya, sebelumnya proyek tersebut diduga menggunakan batu lama yang dipasang ulang. Kini, setelah menjadi sorotan publik dan pemberitaan, justru muncul aktivitas pengiriman material baru dalam jumlah cukup besar.

“Sekarang malah datang batu baru pakai truk, sebelumnya kok pakai batu lama,” ujar salah satu warga.


Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pembenahan mendadak setelah proyek menjadi perhatian publik. Di sisi lain, hal ini semakin memperkuat pertanyaan awal: apakah sebelumnya pekerjaan memang tidak sesuai spesifikasi hingga harus dilakukan penggantian material di tengah proses?


Lebih jauh, publik kini mempertanyakan kesesuaian pekerjaan dengan dokumen RAB (Rencana Anggaran Biaya). Apakah sejak awal spesifikasi material memang memperbolehkan penggunaan batu bekas, atau justru terjadi penyimpangan di lapangan?


Selain itu, aspek kualitas material juga menjadi sorotan serius. Mengingat fungsi TPT sebagai penahan tanah sekaligus penahan gerusan air, terutama di lokasi yang kerap dilanda banjir, penggunaan batu bekas dinilai berisiko tinggi. Apakah batu tersebut telah melalui uji kelayakan teknis? Apakah sudah mendapat persetujuan dari konsultan pengawas?



Jika tidak, maka kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas konstruksi dan membahayakan masyarakat apabila terjadi debit air tinggi.

Transparansi dinilai penting untuk memastikan bahwa pekerjaan berjalan sesuai standar dan tidak merugikan keuangan negara.


Sementara itu, pelaksana proyek tidak dilokasi saat dikonfirmasi.

Sementara konfirmasi kepada PPK Dinas PUPP Kabupaten Situbondo saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp juga tidak mendapat respons hingga berita ini ditayangkan.


Masyarakat berharap instansi terkait segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek TPT Jembatan Merah. Pengawasan ketat dinilai menjadi kunci agar proyek infrastruktur yang dibiayai dari uang rakyat benar-benar berkualitas dan tidak sekadar tambal sulam.

Ivan.R.

×
Berita Terbaru Update