Situbondo, Pemangkarnews.com – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Situbondo turun langsung meninjau kondisi arus mudik di Pelabuhan Jangkar, Kamis (12/03/2026). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini serta memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik H-8 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Dari hasil pemantauan di lapangan, aktivitas di Pelabuhan Jangkar terpantau masih dalam kondisi aman dan terkendali. Jumlah calon penumpang masih tergolong normal dan belum terlihat adanya penumpukan atau lonjakan signifikan di area pelabuhan.
Meski demikian, beberapa calon penumpang tampak masih menunggu keberangkatan kapal berikutnya. Bahkan ada pula yang belum mendapatkan tiket dan memilih menunggu di sekitar pelabuhan. Informasi juga didapat penginapan di sekitar pelabuhan dilaporkan penuh oleh calon pemudik yang menunggu jadwal keberangkatan berikutnya.
Beberapa calon penumpang hari ini hendak menyeberang menuju Pulau Sepudi dan Pulau Raas yang baru pulang bekerja dari Bali dan sekitarnya Sementara sistem pembelian tiket kini didominasi pemesanan secara online.
Salah satu calon penumpang mengungkapkan bahwa perjalanan relatif lancar bagi penumpang tanpa kendaraan. Namun kendala sering muncul ketika membawa kendaraan karena keterbatasan kapasitas muatan kapal.
“Yang agak sulit itu kalau bawa kendaraan. Kadang terkendala muatan kapal. Kalau penumpang orang saja biasanya lancar,” ungkapnya kepada awak media.
Sementara itu, Wakil Ketua FKDM Situbondo dan juga Kapokdar Bhayangkara Polres Situbondo, H. Moh Hijir Ismail, menyampaikan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari kewaspadaan dini FKDM terhadap potensi kerawanan arus mudik.
“Alhamdulillah arus mudik H-8 terpantau aman dan masih lancar. Belum terlihat adanya penumpukan penumpang di Pelabuhan Jangkar,” ujar H. Ismail
Ia menegaskan bahwa FKDM juga terus meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun lonjakan penumpang yang bisa saja terjadi mendekati puncak arus mudik.
“FKDM ikut memantau sebagai bentuk kewaspadaan dini. Kami ingin memastikan keamanan calon penumpang maupun penumpang yang sudah berada di pelabuhan tetap terjaga. Jika ada potensi kerawanan atau lonjakan penumpang, tentu harus segera diantisipasi bersama,” tegasnya.
Menurutnya, koordinasi dengan pihak terkait di pelabuhan juga penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan lancar dan aman selama masa arus mudik Lebaran.
Red_182

