Notification

×

Iklan

Iklan

GAS Tunda Demo Atas Permohonan KASATGAS

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:00 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-13T14:00:35Z

 


Situbondo, Pemangkarnews.com – Rencana aksi unjuk rasa besar-besaran terhadap proyek Bandara KASA Banongan di Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo yang semula dijadwalkan Sabtu, 14 Februari 2026, resmi ditunda. Keputusan itu diambil setelah pertemuan dengan Kasatgas Anti Premanisme, Bang Ipoel, yang memiliki kewenangan sebagai pembinaan seluruh LSM di Kabupaten Situbondo. Jumat, 13 Februari 2026.


Gerakan Aktivis Situbondo (GAS) menegaskan sikap tetap “tegak lurus” terhadap tuntutan awal, namun memilih menahan diri dengan menunda aksi hingga batas waktu yang belum ditentukan. Langkah ini disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap Kasatgas Anti Premanisme yang selama ini melakukan pembinaan terhadap lembaga swadaya masyarakat di Situbondo.


Koordinator aksi, Deny Rico, menegaskan bahwa penundaan bukan berarti perjuangan berhenti. “Seluruh anggota dan peserta aksi serta persiapan semuanya sudah siap dan matang untuk aksi esok hari, Kami tetap pada garis perjuangan. Penundaan ini murni bentuk penghormatan kepada Kasatgas sebagai pembina. Dan akan dituda sanpai batas waktu tertentu ” tegasnya dengan nada tinggi.


Senada, Sekretaris aksi, Aka, menyebut keputusan bersama tersebut diambil demi menjaga kondusivitas daerah sekaligus memberi ruang komunikasi. “Kami ingin menunjukkan bahwa gerakan ini bukan anarkis, tapi terarah dan punya etika. Namun tuntutan tetap hidup,” ujarnya.


Sementara itu, pihak Satgas Anti Premanisme Situbondo melalui Bang Ipoel sebagai Kasatgas mengapresiasi langkah GAS yang memilih jalur menunda dalam batas waktu tertentu. Ia menekankan pentingnya aksi yang sesuai aturan dan mengedepankan kepentingan masyarakat Situbondo secara luas.


Meski ditunda, tensi penolakan terhadap proyek Bandara KASA Banongan disebut masih membara di akar rumput. GAS memastikan konsolidasi terus berjalan sambil menunggu perkembangan selanjutnya. “Ini hanya jeda, bukan akhir,” pungkas Deny Rico.

Red_182

×
Berita Terbaru Update