![]() |
Pemberitahuan penundaan resmi dilayangkan hari ini ke Polres Situbondo dengan nomor surat: 002/Aliansi.GAS/II/2026 yang ditujukan kepada Kapolres Situbondo c.q. Kasat Intel, aliansi Gerakan Aktivis Situbondo (GAS) menyebut penundaan dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Kasatgas Situbondo sekaligus membuka ruang komunikasi dengan pihak terkait proyek Bandara KASA.
Koordinator aksi, Deny Rico, menegaskan bahwa massa sebenarnya sudah dalam kondisi siap turun ke jalan. Namun, pihaknya memilih menahan diri demi evaluasi gerakan agar lebih matang.
“Pada prinsipnya teman-teman sudah siap. Tapi untuk menghormati Kasatgas yang ingin melakukan evaluasi, jika diperlukan kami mau menunda. Kalau perlu evaluasi lagi, kita lakukan supaya gerakan ini lebih sempurna,” tegas Deny.
Aksi yang direncanakan berlokasi di Taman Bunga Asembagus sebagai titik kumpul, lalu menuju pintu masuk bandara di jalur Pantura Situbondo, sedianya menjadi panggung penyampaian aspirasi publik terkait proyek tersebut.
Sementara itu, Kasatgas Situbondo, Bang Ipoel, mengapresiasi sikap legowo GAS. Ia berharap pihak KASA merespons itikad baik tersebut dengan langkah konkret.
“Saya ucapkan terima kasih kepada GAS. Semoga dengan kerendahan hati ini pihak KASA merespons dengan baik. Tapi kalau tidak sesuai janji kepada GAS, saya sendiri yang akan memimpin mereka menyampaikan aspirasinya,” tandasnya.
Penundaan aksi ini disebut sebagai keputusan bersama demi menjaga situasi tetap kondusif di Situbondo, sekaligus memberi ruang komunikasi.
Red_182
