Notification

×

Iklan

Iklan

Garda Sakera Wilbar Soroti Proyek Siluman TPT di Desa Sumberanyar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:26 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-20T10:26:14Z

Situbondo, Pemangkarnews.com — Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Sumberanyar, Kecamatan Mlandingan, Situbondo, menjadi sorotan Garda Sakera Wilayah Barat (Wilbar).


Pasalnya, proyek yang tengah dikerjakan tersebut minim keterbukaan informasi. Papan informasi proyek tidak terlihat terpasang di lokasi, sementara tumpukan material pasir dan batu dinilai mengganggu akses jalan warga.


Keluhan warga kemudian ditindaklanjuti Icuk Sakera, Korwil Garda Sakera Wilbar, dengan turun langsung ke lokasi bersama Anggota Garda dan Bendum Garda Sakera.

“Kami hadir karena ada pengaduan warga. Material pasir dan batu menumpuk di bahu jalan hingga mengganggu akses, apalagi lokasinya berada di jalan menurun,” ujar Icuk. Kamis,20 Agustus 2026.



Warga juga mempertanyakan asal-usul pekerjaan tersebut. Bahkan, menurut informasi yang diterima Garda Sakera, kepala desa setempat disebut tidak mengetahui adanya pekerjaan tersebut di wilayah desanya.

W



Di lapangan, salah seorang pekerja menyebut pekerjaan TPT tersebut merupakan proyek dari PUPR Situbondo. Namun, hingga kini belum terlihat informasi terbuka mengenai nilai anggaran, pelaksana maupun sumber dana pekerjaan.


Tak hanya papan informasi, jenis material batu yang digunakan juga menjadi perhatian Garda Sakera. Dari pantauan di lokasi, batu yang digunakan terlihat berupa batu gunung bukan plontos, serta terlihat pasangan yang kurang baik pengerjaannya, Garda Sakera meminta pihak terkait memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis dan RAB pekerjaan.


Icuk juga telah melakukan konfirmasi melalui WhatsApp kepada pihak pengawas lapangan terkait karena tidak ada dilokasi saat itu. Saat ditanya mengenai pekerjaan tersebut, dirinya diarahkan untuk melakukan konfirmasi kepada atasan di kantor PU. Icuk kemudian meminta nama dan kontak pejabat yang dimaksud untuk melakukan konfirmasi lebih lanjut.


“Kami tidak ingin menghambat pembangunan. Tapi kalau ini proyek pemerintah dan menggunakan uang negara, harus transparan. Papan informasi, anggaran, pelaksana dan spesifikasi pekerjaan harus jelas,” tegas Icuk.


Garda Sakera Wilbar menyatakan akan terus mengawal pekerjaan tersebut dan meminta pihak PUPR memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan tanda tanya serta mengawal proyek daerah yang transparan taanpa penyimpangan anggaran.

Red_182

×
Berita Terbaru Update