Notification

×

Iklan

Iklan

Listrik Sering Mati, PLN UP3 Digeruduk

Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-23T07:59:45Z

Situbondo, Pemangkarnews.com  – Kesabaran masyarakat Situbondo terhadap pemadaman listrik bergilir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tampaknya mulai mencapai batas.Selasa (23/6/2026), sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ber-SKP dari Bakesbangpol Situbondo yang tergabung dalam aliansi LSM Kabupaten Situbondo diantaranya LSM GARDA, LSM Penjara Indonesia, LPKAN, LSM Perkasa, dan LSM Penjara mendatangi kantor PLN UP3 Panarukan untuk meminta pertanggungjawaban dan penjelasan atas seringnya listrik padam hingga berjam-jam.


Sebagai simbol kerugian yang dialami warga, peserta audiensi bahkan membawa sejumlah peralatan elektronik yang diseret dijalanan di kenndaraan masing masing ke kantor PLN. Aksi tersebut menggambarkan banyaknya alat rumah tangga yang diduga rusak akibat listrik yang kerap mati-hidup secara tiba-tiba dan berjam jam lamanya.


Koordinator Aksi Syaiful Bahri atau yang akrab disapa Bang Ipoel itu menegaskan, kedatangan mereka bukan untuk berdemonstrasi, melainkan menyampaikan aspirasi dan keresahan masyarakat yang selama ini terdampak pemadaman listrik


“Hari ini bukan demo, ini audiensi. Kami datang untuk mempertanyakan pemadaman listrik beberapa hari kemarin yang dirasakan hampir seluruh masyarakat Situbondo. Ada yang padam sampai 3 hingga 5 jam,” tegas Bang Ipoel yang juga menjabat Ketua Satgas Anti Premanisme Kabupaten Situbondo.


Menurutnya, dampak pemadaman tidak hanya dirasakan masyarakat umum, tetapi juga pelaku usaha yang menggantungkan aktivitas produksinya pada pasokan listrik. Kerugian ekonomi, terganggunya aktivitas usaha, hingga rusaknya peralatan elektronik menjadi keluhan utama yang disampaikan kepada PLN.




Dalam forum tersebut, aliansi LSM juga menyoroti dugaan ketidakakuratan meteran listrik lama yang dinilai belum pernah dilakukan tera ulang. Mereka mengaku menerima banyak laporan masyarakat terkait lonjakan tagihan listrik yang dianggap tidak wajar.

Selain itu, aliansi LSM turut mempertanyakan kemungkinan adanya kompensasi bagi masyarakat dan pelaku usaha yang mengalami kerugian akibat pemadaman listrik berkepanjangan.

Menanggapi berbagai tuntutan tersebut, Manager PLN UP3 Situbondo, Teguh Budi Oktavianto, menjelaskan bahwa pemadaman yang terjadi beberapa waktu terakhir disebabkan adanya gangguan teknis pada pembangkit listrik sehingga PLN terpaksa melakukan manajemen beban untuk menjaga sistem kelistrikan tetap berjalan.




“Beberapa waktu lalu memang terjadi kendala pada pembangkit sehingga kami harus melakukan manajemen beban. Namun saat ini kondisi sudah berangsur normal. Salah satu pembangkit yang sebelumnya keluar sistem sudah kembali beroperasi,” jelas Teguh.


PLN juga mengaku akan menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan dalam audiensi tersebut. Salah satunya melalui program peremajaan KWh meter lama secara bertahap dan gratis guna meningkatkan akurasi pengukuran pemakaian listrik pelanggan.


Terkait tuntutan kompensasi, PLN menyatakan akan meneruskan aspirasi tersebut kepada pimpinan atas untuk mendapatkan arahan lebih lanjut. Saat ini, fokus utama perusahaan adalah memastikan sistem kelistrikan kembali normal dan stabil.


PLN juga memastikan bahwa kondisi pemadaman berkepanjangan seperti yang terjadi beberapa hari terakhir tidak akan kembali terulang.


Kenapa harus ke PLN UP 3 ?, Bang Ipoel menyampaikan bahwa kemana lagi kami menyuarakan kalau tidak ke PLN karena melalui PLN UP 3 ini suara kita bisa didengar dan disampaikan ke atasnya sampai ke pusat.

Red_182

×
Berita Terbaru Update