Notification

×

Iklan

Iklan

Kapokdar Apresiasi Langkah Kejagung Bongkar Mafia MBG

Jumat, 05 Juni 2026 | 14:25 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-05T07:25:39Z

 


Situbondo, Pemangkarnews.com – Langkah tegas Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam membongkar dugaan praktik korupsi pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat apresiasi dari Ketua Pokdar Kamtibmas Kabupaten Situbondo, H. Moh. Hijir Ismail.


Menurutnya, penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga menyalahgunakan program tersebut menjadi bukti bahwa negara tidak boleh kalah melawan mafia yang mencoba mengambil keuntungan dari hak rakyat.


Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden RI sejatinya merupakan salah satu program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, pelajar, dan kelompok rentan. Namun, di tengah harapan besar masyarakat, muncul dugaan penyimpangan yang menyeret sejumlah petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) serta dugaan keterlibatan yayasan-yayasan bermasalah dalam pengelolaan program tersebut.


H. Moh. Hijir Ismail menilai pengungkapan kasus tersebut harus menjadi alarm bagi seluruh daerah agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai aturan dan tidak dijadikan ladang bisnis oleh oknum yang hanya mengejar keuntungan pribadi.


"Kami mengapresiasi langkah Kejagung yang berani membongkar mafia MBG. Program ini sangat mulia karena menyangkut masa depan generasi bangsa. Jangan sampai niat baik Presiden untuk menyejahterakan rakyat justru dirusak oleh oknum yang ingin memperkaya diri," tegas H. Ismail, Jumat (5/6/2026).


Menurutnya, praktik korupsi terhadap program sosial bukan hanya merugikan negara, tetapi juga merampas hak masyarakat yang seharusnya menerima manfaat. Apalagi dalam perspektif agama, tindakan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah yang diberikan untuk kepentingan umat.


"Dalam Islam, amanah adalah hal yang sangat dijunjung tinggi. Ketika dana rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak dan masyarakat disalahgunakan, maka itu bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan moral yang harus dipertanggungjawabkan," ujarnya.


Kapokdar Kamtibmas Situbondo juga berharap kasus yang sedang ditangani Kejagung dapat diusut hingga tuntas tanpa pandang bulu. Ia meminta pemerintah daerah, aparat pengawas, dan masyarakat ikut mengawal pelaksanaan MBG agar tetap berada pada jalur yang benar.


Beliau secara khusus mengingatkan agar di Situbondo tidak muncul yayasan-yayasan palsu atau kelompok tertentu yang mencoba menunggangi program MBG demi kepentingan pribadi maupun golongan.


"Jangan sampai di Situbondo ada yayasan abal-abal yang mencederai tujuan mulia program ini. MBG adalah program untuk umat, bukan untuk kepentingan segelintir orang. Semua pihak harus ikut mengawasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tandasnya.


Ia berharap pengungkapan dugaan korupsi MBG menjadi momentum untuk membersihkan program nasional tersebut dari praktik-praktik yang merugikan rakyat, sehingga cita-cita mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas dapat tercapai sesuai harapan bangsa.


"Siapapun yang bermain-main dengan hak rakyat harus ditindak. Program Presiden untuk kesejahteraan umat tidak boleh menjadi bancakan mafia," pungkasnya.

Red_182

×
Berita Terbaru Update